SELAMAT DATANG DI WEBSITE KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SURABAYA MENTERI AGAMA : NEGARA LAIN IRI KARENA INDONESIA PUNYA PANCASILA MENTERI AGAMA : PERPPU NO. 2 TAHUN 2017 UNTUK LINDUNGI NEGARA, BUKAN MEMBERANGUS ORMAS ANGGARAN TAMBAHAN KEMENTERIAN AGAMA DALAM APBNP 2017 AKAN DIGUNAKAN UNTUK PEMBAYARAN TUNJANGAN PROFESI GURU (TPG) TERHUTANG KEMENTERIAN AGAMA SIAPKAN KUOTA 7.500 UNTUK PLPG GURU MADRASAH KEMENTERIAN AGAMA PASTIKAN 30 PERSEN ANGGARAN PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI (PTKIN) UNTUK PENELITIAN KEMENTERIAN AGAMA SIAPKAN RP 8 MILIAR UNTUK BEASISWA S2 GURU MADRASAH KEMENTERIAN AGAMA SUSUN RANCANGAN PERATURAN MENTERI AGAMA (PMA) LABEL HALAL JAKARTA RAIH PERINGKAT PERTAMA STQ NASIONAL TARAKAN 2017 SUSUN SILABUS K13 KEMENTERIAN AGAMA PERKUAT PENDIDIKAN KARAKTER DI MADRASAH KEMENTERIAN AGAMA MASUK LIMA KEMENTERIAN/LEMBAGA DENGAN PAGU INDIKATIF ANGGARAN TERBESAR TAHUN 2018

Kajian Kitab Kuning Jadi Mata Kegiatan di Pondok Ramadhan 1438 H MAN Surabaya.

Kepala MAN Surabaya

Kota Surabaya (MAN Surabaya) – Selasa (13/6) sampai Kamis (15/6), MAN Surabaya melaksanakan kegiatan pondok ramadhan 1438 H. Pondok ramadhan yang diikuti oleh siswa-siswa MAN Surabaya kelas X dan kelas XI dari jurusan Keagamaan, IPA dan IPS itu terjadwal mulai pukul 08.00 WIB. Namun siswa-siswa sudah mulai berdatangan di MAN Surabaya mulai pukul 07.30 WIB. Mereka terlihat membawa bungkusan dan menuju ruang penerimaan zakat fitrah. Di sana mereka telah ditunggu oleh amil zakat dari siswa anggota SKI, OSIS, dan takmir masjid MAN Surabaya.

Ada nuansa berbeda di pelaksanaan pondok Ramadhan kali ini, yaitu munculnya kajian kitab kuning sebagai salah satu mata kegiatan pondok ramadhan. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh  Arif Mustofa selaku ketua panitia pondok ramadhan tersebut.

“ Kami memilih ramadhan adalah momentum strategis untuk membina akhlaq generasi islam sebagai tema pondok ramadhan kali ini. Pemilihan tema ini karena kami ingin anak MAN Surabaya lebih berakhlakul karimah. Dan untuk tahun ini, ada yang berbeda. Kami memunculkan kajian kitab kuning. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan ciri khas kitab kuning ke siswa MAN Surabaya sehingga siswa dapat mengambil makna dari materi dalam kitab kuning, “ jelas Arif.

“ Oleh karena itu, sengaja kami memilih kajian kitab kuning tentang akhlaq lil banin. Materi akhlaq lil banin ini mengupas tentang tata krama dan adab anak sesuai dengan nilai-nilai ajaran islam. Harapannya setelah mengikuti kajian ini siswa dapat mengembangkan dan mempraktekkan isi kitab kuning tersebut di lingkungan masing-masing,” jelas Arif. (Humas MAN Surabaya)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*