SELAMAT DATANG DI WEBSITE KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SURABAYA KEMENTERIAN AGAMA BUKA LOWONGAN 1000 CPNS FORMASI DOSEN HINGGA SENIN (18/9), 516 JEMAAH WAFAT DI ARAB SAUDI KEMENTERIAN AGAMA GANDENG KPK LATIH GURU MADRASAH BERANTAS KORUPSI PASCA TERBITNYA PERPRES NO. 87 TH. 2017, KEMENTERIAN AGAMA SIAPKAN PMA TENTANG PENDIDIKAN KARAKTER TAHUN 2018, KEMENTERIAN AGAMA SIAPKAN 240 MILIAR UNTUK ANGGARAN PENELITIAN OPTIMALKAN KINERJA PENYULUH AGAMA, BIMAS ISLAM KEMENTERIAN AGAMA HADIRKAN E-PAI PUNCAK HARI SANTRI 2017 AKAN DIGELAR DI SEMARANG KEMENTERIAN AGAMA PERCEPAT SERAPAN PIP BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN

Kajian Kitab Kuning Jadi Mata Kegiatan di Pondok Ramadhan 1438 H MAN Surabaya.

Kepala MAN Surabaya

Kota Surabaya (MAN Surabaya) – Selasa (13/6) sampai Kamis (15/6), MAN Surabaya melaksanakan kegiatan pondok ramadhan 1438 H. Pondok ramadhan yang diikuti oleh siswa-siswa MAN Surabaya kelas X dan kelas XI dari jurusan Keagamaan, IPA dan IPS itu terjadwal mulai pukul 08.00 WIB. Namun siswa-siswa sudah mulai berdatangan di MAN Surabaya mulai pukul 07.30 WIB. Mereka terlihat membawa bungkusan dan menuju ruang penerimaan zakat fitrah. Di sana mereka telah ditunggu oleh amil zakat dari siswa anggota SKI, OSIS, dan takmir masjid MAN Surabaya.

Ada nuansa berbeda di pelaksanaan pondok Ramadhan kali ini, yaitu munculnya kajian kitab kuning sebagai salah satu mata kegiatan pondok ramadhan. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh  Arif Mustofa selaku ketua panitia pondok ramadhan tersebut.

“ Kami memilih ramadhan adalah momentum strategis untuk membina akhlaq generasi islam sebagai tema pondok ramadhan kali ini. Pemilihan tema ini karena kami ingin anak MAN Surabaya lebih berakhlakul karimah. Dan untuk tahun ini, ada yang berbeda. Kami memunculkan kajian kitab kuning. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan ciri khas kitab kuning ke siswa MAN Surabaya sehingga siswa dapat mengambil makna dari materi dalam kitab kuning, “ jelas Arif.

“ Oleh karena itu, sengaja kami memilih kajian kitab kuning tentang akhlaq lil banin. Materi akhlaq lil banin ini mengupas tentang tata krama dan adab anak sesuai dengan nilai-nilai ajaran islam. Harapannya setelah mengikuti kajian ini siswa dapat mengembangkan dan mempraktekkan isi kitab kuning tersebut di lingkungan masing-masing,” jelas Arif. (Humas MAN Surabaya)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*