MTsN 4 Kota Surabaya Ikuti Posyandu Remaja di Puskesmas Sememi Surabaya – Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya
SELAMAT DATANG DI WEBSITE KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SURABAYA KEMENTERIAN AGAMA RAIH PENGHARGAAN ATAS LAPORAN KEUANGAN TAHUN 2016 DENGAN CAPAIAN STANDAR TERTINGGI DARI KEMENTERIAN KEUANGAN MENTERI AGAMA MINTA INSPEKTORAT JENDERAL LAKUKAN CEGAH DINI POTENSI PENYIMPANGAN TAHUN 2018, TRANSAKSI PEMBAYARAN DI KEMENTERIAN AGAMA DILAKUKAN NON TUNAI PEMERINTAH SIAPKAN REGULASI UNTUK KESEJAHTERAAN PENGHULU KEMENTERIAN AGAMA GELAR EVALUASI PENILAIAN MANDIRI PELAKSANAAN REFORMASI BIROKRASI KEMENTERIAN AGAMA DAN BANK INDONESIA KERJASAMA KEMBANGKAN EKONOMI PESANTREN KEMENTERIAN AGAMA ALOKASIKAN 1,3 TRILIUN UNTUK BANGUN 34 GEDUNG PTAIN KEMENTERIAN AGAMA GANDENG KPK LATIH GURU MADRASAH BERANTAS KORUPSI

MTsN 4 Kota Surabaya Ikuti Posyandu Remaja di Puskesmas Sememi Surabaya

Perwakilan MTsN 4 Kota Surabaya

Surabaya (MTsN 4 Kota Surabaya) – Rabu, 14 juni 2017 bertempat di Musholla Puskesmas Sememi Kec. Benowo Surabaya berlangsung kegiatan Posyandu Remaja yang diselenggarakan oleh Puskesmas Sememi Kecamatan Benowo dengan peserta 40 siswi SMP/MTs dan SMA/SMK yang berada di wilayah Kecamatan Benowo. MTs Negeri 4 Kota Surabaya mengirimkan 10 siswi kelas 8 untuk mengikuti kegiatan tersebut. Materi yang disampaikan oleh Himmatul Khoiro, bidan dari Puskesmas Sememi tersebut membahas permasalahan seputar kesehatan remaja, khususnya di bulan suci Ramadhan ini. Menurut Himmatul Khoiro bagi remaja putri yang sedang berpuasa dianjurkan tetap beraktivitas seperti biasa, diawali dengan makan sahur dengan makanan yang bergizi jangan lupa minum air putih minimal 2 gelas untuk konsumsi sepanjang hari, beraktivitas seperti biasa misalnya membantu orang tua mengerjakan kegitan rumah sebelum berangkat ke sekolah atau madrasah.

Beribadah yang lebih banyak dan istirahat yang cukup agar tubuh mengalami pergerakan yang cukup agar metabolisme tubuh tetap terjaga. Dewi Fatimah, salah satu peserta dari MTs Negeri 4 Surabaya yang mengikuti kegiatan tersebut mengatakan bahwa banyak ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini yang bisa langsung dipraktekkan dalam kegiatan sehari-hari agar kondisi jasmani dan ruhani tetap terjaga meski sedang berpuasa. (A.Syaihu)

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*